Thursday, March 7, 2013

Game intro : Adventure & Arcade

Setelah perjuangan undian yang panjang yang diperjuangkan oleh lechatnoir, akhirnya tim kami mendapatkan genre Adventure+Arcade. Seperti apa ya kira-kira...? (saya juga bingung hahaha xD)

Sesuai teori yang sudah didongengkan di kelas, pada dasarnya game itu memiliki beberapa poin, yaitu :
  1. play -> namanya saja game, sudah pasti merupakan sebuah permainan
  2. pretending -> ketika main game, kita berpura-pura/seakan-akan kita adalah tokoh dari game tersebut
  3. participants -> siapa lagi kalau bukan kita yang main? :p
  4. goals -> setiap game pasti punya cerita yang ujung-ujungnya punya sebuah misi/ending cerita, atau apaun yang bisa dijadikan goal sebagai tanda tamatnya game tersebut
  5. rules -> permainan jelas butuh aturan, kalau nggak pasti kacau kan? ;)
Jadi, kalau sebuah permainan punya cerita, aturan, dan tujuan yang jelas, (nggak peduli mau 5 atau cuma 1 pemainnya) maka permainan tersebut sudah bisa disebut game. Beda lho dengan "toy". Kalau toy sih seperti game, namun tidak memiliki cerita atau ending/tujuan yang jelas. Misalnya the Sims, yang nggak ada tamatnya walau uda punya anak, cucu, buyut :p

Oke, penjelasan tentang game cukup singkat aja. Sekarang saya mau cerita soal Adventure dan Arcade yang jadi bahan kegalauan tim kami selama riset.


Adventure

Tipe ini termasuk jenis yang menjadikan cerita sebagai daya tariknya. Pernah main Legend of Zelda? Nah, game ini termasuk tipe adventure karena memiliki cerita yang intinya Link (protagonis) menyelamatkan Putri Zelda dari ancaman. Selama bertualang, kita akan menemukan berbagai hal baru yang akan memberikan petunjuk ke mana kita harus pergi. Satu event akan membuka cerita event berikutnya, sehingga ceritanya runtut hingga menuju klimaks yang biasanya merupakan "final boss". Tujuannya dari game-nya jelas, terlihat dari ceritanya. Sedangkan untuk tantangan dan aturan berbeda-beda, namun intinya adalah membuka cerita berikutnya hingga akhir.


Arcade

Nah, genre satu ini nih yang paling bikin kita galau @_@ Kalau berdasarkan riset kami, tipe ini cenderung mengedepankan trik kecepatan tangan, atau trik yang perlu untuk memutar otak. Jenis game ini biasanya memiliki cerita yang sederhana, namun permainan triknya itu bisa bikin pusing keliling. Misalkan saja, Bare Knuckle yang perlu kecepatan tangan. Musuh muncul terus nggak ada habisnya, bikin tangan keriting gara-gara harus pencet tombol terus-terusan. Kemudian Scoby-doo Mistery dengan segala misterinya yang nggak masuk akal, sampai pusing mikirnya (dan saya sering ngelirik walktrough waktu main :p). Misalnya saja pewangi ruangan yang ternyata nantinya dipakai untuk mengharumkan bawah tanah... O_o Intinya, game arcade ini adalah game yang berbasiskan pada trik, dengan jalan cerita yang singkat atau sederhana, baik itu trik yang memeras otak maupun menggerakkan tangan dengan kecepatan tinggi.


Berdasar kesimpulan kami menangkap kalau...
Adventure itu mengutamakan penekanan pada cerita. Sebuah petualangan pastinya memiliki 1000 kisah menarik untuk diceritakan. Itu sebabnya sebuah game yang menitikberatkan pada cerita akan termasuk ke dalam kategori ini. Sedangkan game yang menitikberatkan pada trik akan disebut sebagai arcade.

Terus, kalau digabung jadi apa dong...?
Pastinya jadi game yang menitikberatkan pada cerita dan trik, seperti Scooby-doo Mistery dan Legend of Zelda. Scooby-doo mengajak kita bertualang untuk merangkai setiap misteri menjadi sebuah cerita yang runtut, dan Zelda akan mengajak kita bertualang di dunia fantasi yang pastinya menuntut kita untuk menekan-nekan tombol dengan kecepatan dewa (LoL)

Sementara itu dulu sih. Kalau memang nanti dapat pencerahan lagi akan kita tambahkan~
Adios!!

No comments:

Post a Comment